Home / Uncategorized / Molornya Penetapan AKD Hambat Kerja Dewan

Molornya Penetapan AKD Hambat Kerja Dewan

Sidang Paripurna DPR RI. Foto : Ist.

JAKARTA, KABARPARLEMEN.COM-
Tertundanya penetapan nama-nama anggota fraksi di Alat Kelengkapan Dewan (AKD)
berimbas pada terhambatnya kerja-kerja parlemen.
“Ini bukan hanya menghambat
kerja tetapi tidak bisa kerja kita minta teman-teman Fraksi lainnya bisa ada
kata sepakat soal nama-nama di alat kelengkapan,”kata Anggota DPR dari
Partai Golkar Meutya Viada Hafid kepada wartawan di Gedung DPR RI.
Mengenai komposisi pimpinan di AKD,
menurut Meutya, di negara maju parlemen biasanya dikuasai oleh partai koalisi
oposisi bukan dari partai pemerintah. “Koalisi Merah Putih juga sudah
menawarkan posisi pimpinan untuk KIH yah kita lihat saja semoga bisa segera
disetujui paripurna kali ini,”ujarnya seperti dikutip situs resmi
dpr.go.id.

Sementara itu, anggota DPR dari Fraksi PDIP Rieke Diah Pitaloka mengharapkan
pimpinan Alat Kelengkapan Dewan bisa dibagi secara proporsional dengan
mengedepankan musyawarah mufakat. “Itu merupakan pilihan yang baik yang
dapat dilakukan bersama,”harapnya.

Terkait nama menteri di Kabinet Presiden Jokowi, Rieke mengatakan, menteri
tersebut baru saja dilantik tentunya kalau mereka bekerja baik kita akan dukung
sementara bila tidak bagus akan dikritik. “Kita akan kritik kalau tidak
bagus karena memang fungsi dewan di bidang pengawasan,”jelasnya.

Seperti diberitakan
kabarparlemen.com, molornya
penetapan nama-nama anggota fraksi pada AKD selain karena terpecahnya Fraksi
PPP, juga karena fraksi-fraksi yang bergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat
(KIH) belum menyerahkan nama-nama anggota komisi dan alat kelengkapan dewan.
Baru partai-partai yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP) saja yang
telah mengirimkan nama-nama anggota di tiap komisi dan alat kelengkapan dewan.

About admin

Check Also

PKS beraudiensi dengan sivitas Universitas Terbuka, ini yang dibahas

KABAR PARLEMEN.com , Jakarta  – Dalam rangka Hari Aspirasi, Fraksi PKS DPR RI menerima audiensi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *