Home / Uncategorized / DPR Sesalkan Kedatangan As-Sisi ke Indonesia
demo_tolak_presiden_mesir

DPR Sesalkan Kedatangan As-Sisi ke Indonesia

rencana kunjungan Presiden Mesir Abdel Fatah al-Sisi disambut unjuk rasa. As-Sisi adalah jenderal yang melakukan kudeta terhadap presiden sah Mesir Muhammad Mursi pada 3 Juli 2013. Foto : BBC
JAKARTA, KABARPARLEMEN.COM- Wakil Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen Dewan Perwakilan Rakyat
Republik Indonesia (BKSAP DPR RI) Rofi Munawar menyesalkan kedatangan Presiden
Mesir Abdul Fatah As-sisi yang hendak datang ke Indonesia atas inisiatif
undangan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). 
Selama ini  Presiden As-Sisi memiliki catatan buruk dalam
demokrasi dengan melakukan kudeta dan melakukan tindak kekerasan terhadap
rakyatnya. Hal itu disampaikan Rofi menanggapi rencana kedatangan Presiden
Mesir As-Sisi ke Indonesia dalam rangkaian kunjungannya ke asia sejak Ahad
(30/8) hingga Sabtu (5/8).

“Presiden
Jokowi harus mampu mendorong Presiden Mesir As-Sisi agar menjalankan demokrasi
prosedural dan menjunjung tinggi nilai Hak Azasi Manusia,” kata Rofi, di
Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9) kemarin.
Rofi
menambahkan, Indonesia dapat memberikan pesan besar kepada pemerintahan mesir,
bahwa kepemimpinan dan kekuasaan  harus
diperoleh dengan berpijak pada nilai-nilai demokrasi yang menghormati Hak Azasi
Manusia (HAM). “Dan juga berpijak pada partisipasi publik dan kebebasan
pers,” ujar Rofi.
Perlu
diketahui, lanjut Rofi, Presiden Mesir As-Sisi, Ahad (16/8), menyetujui
Undang-Undang (UU) antiterorisme yang menginisiasi pembentukan pengadilan
khusus dan memberikan perlindungan pada aparat dalam memerangi kelompok
perlawanan. Tak lama berselang, dua wartawan Aljazirah menjadi korban pertama
Undang-Undang Antiteror Mesir, Sabtu (29/8), melalui sidang ulang. Baher
Mohamed dan  Mohamed Fahmy dihukum tiga
tahun penjara setelah dinyatakan bersalah atas 
tuduhan menyebarkan berita
bohong dan membantu organisasi teroris.
“Presiden
Jokowi harus mampu menangkap pesan dan kegelisahan publik terkait kedatangan
presiden As-Sisi. Karenanya, pertemuan yang dilakukan harus mampu memposisikan
indonesia sebagai negara yang menentang kekerasan dalam meraih kekuasaan
dan  pengekangan dalam kehidupan
pers,” tegas legislator PKS asal Jawa Timur itu.
Rofi
mengingatkan, bahwa Presiden Jokowi tidak bisa menafikan kondisi demokratisasi
yang terjadi di Mesir selama ini, adanya nilai-nilai yang dicederai oleh
As-Sisi. Penerimaan ini, lanjut Rofi, seakan-akan sama saja melegitimasi
tindakan kekerasan dan pengekangan kehidupan pers yang dilakukan oleh Assisi.
Situasi seperti ini tentu saja harus menjadi perhatian serius dan mampu
menggugah sensitifitas pemerintah Indonesia agar tidak menjadi preseden buruk
dikemudian hari.  
“As-Sisi
memiliki banyak catatan pelanggaran HAM selama hampir 2 tahun kepemimpinananya,
hampir tak ada inspirasi bagi kemanusiaan yang layak dikedepankan. Saatnya
dalam konteks ini Presiden Jokowi memberikan keteladanan dan mempromosikan
demokrasi di Indonesia yang damai,” pungkas Rofi.
Sebelumnya
diketahui, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki
moon mengekspresikan penyesalan yang mendalam atas keputusan menjatuhkan
hukuman dua wartawan Aljazirah menjadi korban karena dianggap menyebarkan
berita yang tidak sesuai dengan kehendak pemerintah mesir.

About admin

Check Also

Aboe Bakar Al HAbsyi Anggota Komisi III DPR RI FPKS

Kerusahan Lapas Jambi, Aboe Bakar desak tindak tegas pelakunya

KABAR PARLEMEN.com, Jakarta – Kericuhan telah terjadi di Lapas Klas II A Jambi, Rabu (1/3/2017) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *