Warning: Parameter 1 to wp_default_styles() expected to be a reference, value given in /home/u3871831/public_html/kabarparlemen.com/wp-includes/plugin.php on line 601

Warning: Parameter 1 to wp_default_scripts() expected to be a reference, value given in /home/u3871831/public_html/kabarparlemen.com/wp-includes/plugin.php on line 601
Komisi V Tagih Renstra Kementerian dan Lembaga Mitra Kerja Komisi – kabarparlemen.com
Home / Uncategorized / Komisi V Tagih Renstra Kementerian dan Lembaga Mitra Kerja Komisi
6.IR_.H.YUDIWIDIANAADIA2CM.SI-JAWABARATIV28229

Komisi V Tagih Renstra Kementerian dan Lembaga Mitra Kerja Komisi

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Yudi Widiana Adia
JAKARTA, KABARPARLEMEN.COM- Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Yudi Widiana Adia mengatakan,
dari 7 kementerian dan lembaga (K/L) mitra kerja Komisi V DPR RI, baru
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Pu-Pera) dan Badan
Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang menyerahkan rencana
strategis (Renstra). 
 
Sementara kementerian dan lembaga lain seperti
Kementerian Perhubungan dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah
Tertinggal dan Transmigrasi (Bidang Pembangunan Daerah Tertinggal dan
Transmigrasi), Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) dan Badan
Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura (BPWS) belum menyerahkan renstra
K/L.
“Sekarang
DPR dan pemerintah sedang membahas RAPBN (Rancangan Anggaran Pendapatan
Belanja Negara-Red) 2016, tapi masih ada K/L mitra komisi V yang belum
menetapkan renstra mereka. Renstra K/L seharusnya sudah ada agar
pembangunan yang akan dilaksanakan lima tahun ke depan terencana dengan
baik, terarah dan sesuai dengan RPJMN,” kata Yudi, di Kompleks Parlemen,
Senayan, Jakarta, Rabu (16/9). Padahal, lanjut Yudi, peraturan
mengamanatkan renstra kementerian dan lembaga harus sudah ditetapkan
maksimal 3 bulan setelah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional
(RPJMN) ditetapkan. 
Menurut
politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) asal daerah pemilihan (Dapil)
Kota/Kabupaten Sukabumi itu, Renstra K/L merupakan dokumen perencanaan
dari setiap K/L yang menjadi salah satu dasar bagi K/L dalam menggunakan
APBN dan menjadi pedoman dalam pembahasan RAPBN. Tanpa renstra, ujar
Yudi, dikhawatirkan peogram yang diusulkan tidak sesuai dengan RPJMN
2015-2019.
Seperti
diketahui, Renstra-KL memuat visi, misi, tujuan, strategi, kebijakan,
program, dan kegiatan pembangunan sesuai dengan tugas dan fungsi
Kementerian/Lembaga yang disusun dengan berpedoman pada RPJM Nasional.
Berdasarkan Peraturan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)
No.5 tahun 2014 tentang Pedoman Penyusunan dan Penelaahan Renstra K/L
2015-2019, K/L menetapkan Renstra selambat-lambatnya 3 bulan setelah
RPJMN 2015-2019 ditetapkan. RPJMN sendiri ditetapkan selambat-lambatnya 3
bulan setelah Presiden dilantik.
 

About admin

Check Also

Ketua FPKS DPR RI Jazuli Juwaini

PKS beraudiensi dengan sivitas Universitas Terbuka, ini yang dibahas

KABAR PARLEMEN.com , Jakarta  – Dalam rangka Hari Aspirasi, Fraksi PKS DPR RI menerima audiensi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *