Home / Uncategorized / TNI Diminta Tidak Terlibat dalam Politik Praktis
TNI2

TNI Diminta Tidak Terlibat dalam Politik Praktis

Prajurit Korpaskhas TNI AU.  Foto :ANTARA
FOTO/Widodo S. Jusuf.

JAKARTA, KABARPARLEMEN.COM- Anggota Komisi I DPR RI Sukamta memandang
TNI perlu kembali ke jadi dirinya sebagai alat pertahanan negara. Di samping
itu, TNI juga diharapkan untuk tidak kembali terlibat dalam politik praktis.

“Di hari
ulang tahunnya yang ke 70, saya merefleksikan bahwa TNI perlu kembali ke jati
dirinya sebagai alat pertahanan negara. Selain itu, TNI juga tidak boleh
terlibat dalam politik praktis,” kata Sukamta di Kompleks Parlemen Senayan
Jakarta, Senin (5/10).
Politisi
PKS ini menjelaskan bahwa selama Orde Baru, dengan dwi fungsi-nya TNI tidak
hanya ‘bertugas’ sebagai penjaga pertahanan dan kedaulatan, tapi juga terlibat
dalam kegiatan di tataran sipil sampai kepada politik praktis. Pasca reformasi
ini, TNI sudah menjauhkan dirinya dalam kegiatan sipil dan politik praktis.
“Tapi
ini jangan diartikan negatif bahwa TNI tidak boleh dekat dengan rakyat, bukan seperti
itu. Justru ini demi profesionalitas TNI yang pada akhirnya nanti rakyat juga
yang mendapatkan manfaatnya, yaitu pertahanan negara yang kuat,” kata Sukamta.
Anggota
DPR dari dapil daerah istimewa Yogyakarta ini menuturkan bahwa zaman terus
berubah. Di zaman penguatan civil society
seperti sekarang ini, tidak tepat jika menjauhkan TNI dari kehidupan rakyat.
Justru TNI bersama rakyat harus bersama-sama mewujudkan ketahanan dan
kedaulatan NKRI.
Undang-Undang
Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia menyebutkan bahwa tugas
pokok TNI tidak hanya operasi militer untuk perang, namun juga operasi militer
selain perang. Landasan hukum keterlibatan TNI dalam kegiatan-kegiatan yang
terkait dengan rakyat dalam Undang-Undang tersebut adalah pasal 7 ayat 9 dan
ayat 12, bahwa tugas pokok tersebut mencakup membantu tugas pemerintahan di
daerah dan membantu menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian, dan pemberian
bantuan kemanusiaan.
“Sekarang
TNI sedang membantu pemerintah dan rakyat di daerah dalam menanggulangi bencana
asap di Riau, Jambi, Sumatera Selatan, dan sekitarnya. Jika TNI berhasil dalam misi
ini, maka tidak hanya rakyat yang segan dengan TNI, tapi juga negara-negara
lain khususnya negara-negara yang terdampak bencana asap ini,” kata Sukamta.
Sementara itu, Presiden Joko Widodo meminta TNI tidak meyakiti rakyat. “Sebagai tentara rakyat, tidak boleh sakiti hati rakyat.” ujar Jokowi melalui akun twitter @Jokowi. (Marwan)

About admin

Check Also

Aboe Bakar Al HAbsyi Anggota Komisi III DPR RI FPKS

Kerusahan Lapas Jambi, Aboe Bakar desak tindak tegas pelakunya

KABAR PARLEMEN.com, Jakarta – Kericuhan telah terjadi di Lapas Klas II A Jambi, Rabu (1/3/2017) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *