Home / Uncategorized / PKS Tolak Impor Beras
berasimpor

PKS Tolak Impor Beras

Beras Impor. Foto : Ist.

JAKARTA, KABARPARLEMEN.COM – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menolak dengan tegas
kebijakan impor beras oleh pemerintah untuk mengamankan pasokan beras
nasional.

Hal tersebut disampaikan Ketua Bidang Ekonomi, Keuangan, Industri, Teknologi, dan
Lingkungan Hidup (Ekuintek-LH) DPP PKS Memed Sosiawan melalui siaran persnya yang diterima Kabarparlemen.com (10/11/2015).

“Sesuai
amanat pasal 36 ayat 1 UU No 18 Tahun 2012 tentang Pangan disebutkan
bahwa impor pangan hanya dapat dilakukan apabila produksi pangan dalam
negeri tidak mencukupi dan/atau tidak dapat diproduksi di dalam negeri,”
kata Memed.

Memed memahami bahwa El Nino 2015, bencana asap, dan
segala dampaknya berpotensi mempengaruhi capaian target produksi pangan
nasional. Namun, pemerintah tidak boleh menutup mata atas kondisi di
lapangan. Ia mengungkapkan adanya semangat tinggi para petani dengan
kenaikan produksi sejumlah komoditas pangan utama.

“Sebagai
barometer Indonesia, pasokan beras di Pasar Induk Beras Cipinang
mengalami peningkatan signifikan. Produksi padi meningkat dari 70,8 juta
ton (2014) menjadi 75,5 juta ton (2015). Produksi kedelai meningkat
dari 954 ribu ton (2014) menjadi 998 ribu ton (2015). Begitu pula
jagung, cabai rawit, tebu, dan lainnya,” papar Memed.

Mantan
anggota DPR RI dari Fraksi PKS ini menambahkan, stok beras di masyarakat
pun tidak hanya ada di Bulog. “Gabah atau beras dapat disimpan lama,
sehingga stok bisa nyambung dari sawah ke rumah-rumah penduduk melalui
petani, pedagang, pasar induk, pengecer, rumah tangga, hingga warung
makan,” ungkapnya.

Tidak sekedar menolak impor beras, Memed
memberikan beberapa rekomendasi kepada pemerintah untuk mengamankan
pasokan beras nasional. Pemerintah, kata dia, seharusnya selalu berpihak
pada kepentingan ekonomi nasional.

“Impor, meski tidak masuk
pasar, akan menjadi tekanan psikologis bagi perberasan nasional. Petani
akan mengalami kerugian karena pembelian gabah yang rendah oleh Bulog.
Selain itu, pemerintah juga harus segera memperbaiki sistem pengadaan
beras nasional,” tandasanya. (Wan)

About admin

Check Also

Aboe Bakar Al HAbsyi Anggota Komisi III DPR RI FPKS

Kerusahan Lapas Jambi, Aboe Bakar desak tindak tegas pelakunya

KABAR PARLEMEN.com, Jakarta – Kericuhan telah terjadi di Lapas Klas II A Jambi, Rabu (1/3/2017) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *