Home / DPR / DPR Apresiasi Pembatalan Bebas Visa Warga Israel ke Indonesia
StampIsraeldiPassportDunia

DPR Apresiasi Pembatalan Bebas Visa Warga Israel ke Indonesia

ilustrasi stamp Israel di Passport Dunia. Foto : Ist.

SEMARANG, KABARPARLEMEN.COM – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Nasir
Djamil mengapresiasi langkah Pemerintah yang menolak usulan Israel masuk
daftar negara bebas visa ke wilayah Indonesia. Demikian disampaikan
Nasir di sela-sela kunjungan kerja Komisi III DPR RI di Semarang hari ini.

“Pemberian visa bagi warga Israel tak
sejalan dengan semangat Indonesia yang saat ini sedang mendukung
kemerdekaan Palestina dan berkomitmen menghapuskan penjajahan di atas
dunia sebagaimana bunyi pembukaan UUD 1945,” kata Nasir melalui keterangan rilisnya yang diterima Kabarparlemen.com.
Selain
melanggar konstitusi, pemberian Visa Bebas bagi warga Israel jelas
melanggar prinsip dan asas dalam ketentuan Undang-Undang Nomor 6 Tahun
2011 tentang Keimigrasian dan telah diatur secara teknis dalam Peraturan
Presiden Nomor 69 Tahun 2015 Tentang Bebas Kunjungan.
“Ketentuan
Pasal 43 Ayat (2) huruf a UU no 6/2011 menyatakan secara tegas bahwa
pembebasan visa terhadap warga negara tertentu wajib memperhatikan asas
resiprositas (asas timbal balik) dan asas manfaat. Sementara, itu Israel
tidak punya hubungan diplomatik dengan Indonesia, sehingga Israel jelas
tidak memenuhi syarat dalam ketentuan pasal tersebut,” kata Nasir.
Selain
itu, ia juga menyayangkan sikap pemerintah yang cenderung hanya
menggunakan alasan ekonomi dalam dalam menentukan pemberian bebas visa.
“Ada
persoalan ideologi dan prinsip kebangsaan yang seharusnya dijadikan
pertimbangan dalam menentukan pemberian bebas visa. Hal ini agar
Indonesia tidak dicap sebagai negara yang oportunis dan hanya mencari
keuntungan yang tidak sejalan dengan semangat kebangsaan Indonesia,”
kata politisi dari dapil Aceh ini.
Politisi PKS
ini berharap kedepan Pemerintah tidak gegabah dalam membuat kebijakan
kerjasama dengan Israel. Hal ini bahkan pernah dicontohkan Presiden
Soekarno yang secara tegas menolak kepersertaan Israel dalam Asian Games
Tahun 1962 yang digelar di Jakarta.
“Pemerintah
harus lebih sensitif memperhatikan kepentingan dan kemauan rakyat
Indonesia, sehingga pemberian bebas visa harus dapat memberikan manfaat
dan keadilan yang besar bagi bangsa Indonesia,” kata Nasir. (Wan)

About admin

Check Also

Anggota Komisi I DPR RI FPKS Sukamta

Pemerintah diminta cepat tumpas teroris KKB di Papua

KABAR PARLEMEN.com, Sukamta anggota Komisi I DPR RI, Kamis (16/11) di Jakarta menyatakan, bahwa penyanderaan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *