Home / Uncategorized / DPR : Usut Tuntas Pelaku Pembuat Terompet dari Sampul Alquran
terompet-berbahan-sampul-alquran-juga-ditemukan-di-blitar

DPR : Usut Tuntas Pelaku Pembuat Terompet dari Sampul Alquran

Terompet berbahan sampul Alquran juga ditemukan di Blitar. Foto : Prahayuda Febrianto/KORAN SINDO

ACEH, KABARPARLEMEN.COM- Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS Muhammad Nasir
Djamil meminta jajaran kepolisian untuk bertindak serius dalam
mengungkap otak pelaku pembuat terompet dari sampul Alquran.

“Persoalannya
tidak sekedar hanya menyita dan menarik peredaran terompet tersebut
saja, tapi seharusnya jajaran kepolisian dapat mengusut motif dari CV.
Ashfri Advertising menggunakan sampul Alquran sebagai bahan dasar
terompet. Seolah CV.Ashfri Advertising sudah kehabisan bahan baku
lainnya sehingga menggunakan sampul Alquran sebagai satu-satunya bahan
dasar pembuatan terompet tersebut,” kata Nasir dalam kunjungan resesnya
di wilayah Aceh Singkil, Selasa (29/12).
Lebih
lanjut Nasir mengatakan, tindakan penyebaran dan pembuatan terompet
menggunakan sampul Alquran ini dapat masuk dalam kategori penodaan agama
sebagaimana diatur dalam ketentuan Pasal 165a KUHP.
“Perbuatan
penyebaran dan pembuatan terompet dari sampul Alquran ini telah
meresahkan masyarakat dan tak dapat dipungkiri sedikit atau banyak kasus
kerusuhan antar umat beragama berakar pada rasa ketersinggungan
spiritual dari umat pemeluk agama yang mengakibatkan konflik meluas,”
 kata Nasir.
Selain itu, politisi PKS ini
menilai tindakan penyebaran dan pembuatan terompet menggunakan sampul
Alquran ini telah memenuhi unsur objektif dan subjektif ketentuan Pasal
156a KUHP.
“Perbuatan ini dapat dikategorikan
sebagai perbuatan penodaan agama tertentu yang mengandung sifat
penghinaan,melecehkan, dan meremehkan suatu agama yang oleh karenanya
dapat menyakitkan perasaan bagi pemeluk agama yang bersangkutan. Hal ini
jelas telah memenuhi unsur perbuatan materiil kejahatan yang dimaksud
dalam ketentuan Pasal 156a KUHP,” kata Nasir.
Namun
demikian Nasir mengapresiasi sikap cepat tanggap masyarakat yang segera
melaporkan kejadian adanya terompet berbahan dasar sampul Alquran
tersebut ke aparat polisi setempat.
“Tindakan
yang dilakukan warga Kendal yang segera melaporkan kejadian ini ke
kepolisian patut diacungi jempol. Sebagai konsumen, masyarakat harus
jeli dan teliti atas suatu barang atau makanan yang dapat merusak dan
melanggar ketentuan agamanya,” kata Nasir.
Lebih
lanjut, Nasir menyayangkan tindakan jajaran kepolisian Jawa Tengah yang
kecolongan atas adanya penyebaran terompet bersampul Alquran ini.
“Seharusnya
aparat kepolisian tidak kecolongan di tengah ketatnya pengamanan dan
intensif nya kontrol kepolisian jelang natal dan tahun baru ini.
Tindakan kecil yang dapat memicu permusuhan antar umat beragama harus
segera diantisipasi dan diharapkan penyisiran terompet ini tidak hanya
terpusat di Jawa Tengah tetapi juga menyebar ke wilayah lain sehingga
diharapkan kepolisian tidak kecolongan lagi,” kata Nasir.

About admin

Check Also

Aboe Bakar Al HAbsyi Anggota Komisi III DPR RI FPKS

Kerusahan Lapas Jambi, Aboe Bakar desak tindak tegas pelakunya

KABAR PARLEMEN.com, Jakarta – Kericuhan telah terjadi di Lapas Klas II A Jambi, Rabu (1/3/2017) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *