Home / DPR / Komisi IV dorong anak muda Indonesia menjadi nelayan profesional
AndiAkmalPasluddin28229

Komisi IV dorong anak muda Indonesia menjadi nelayan profesional


Anggota Komisi IV  DPR RI Akmal Pasluddin.

JAKARTA, KABARPARLEMEN.COM- Anggota Komisi IV  DPR RI Akmal Pasluddin
mengajak para pemuda dan pemudi terbaik di Indonesia untuk turut serta
menjadi nelayan profesional. 
Ajakan tersebut diharapkan Akmal kelak
pasca disahkannya RUU Nelayan sebagai bagian untuk mengangkat profesi
nelayan menjadi lebih terhormat.
“Dengan
adanya insentif dan perlindungan, Fraksi PKS berharap anak muda
Indonesia banyak yang jadi nelayan profesional yang bervisi pengusaha
atau bisnis. Jangan sampai menjadi nelayan adalah keterdesakan karena
tidak ada pekerjaan lain,” jelas Akmal dalam acara FGD Mewujudkan
Kesejahteraan Rakyat dalam RUU Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan,
Pembudidaya Ikan, dan Petambak Garam, di Ruang Pleno Fraksi PKS DPR RI (17/2).
RUU
inisiatif Fraksi PKS ini juga akan memastikan perlindungan bagi
petambak garam, terutama terkait isu impor dan inovasi teknologi.  
“Ada
masalah impor yang tidak pernah bertemu antara Kementerian Kelautan dan
Perikanan dengan Kementerian Perdagangan. Kalau impor terus datang,
petani garam kita akan gulung tikar. Salah satu alasannya adalah petani
kita tidak punya teknologi refinery (pemurnian) garam yang tinggi untuk
memasukkan garam ke sektor industri,” ungkap Legislator PKS dari dapil
Sulawesi Selatan II ini.
Diketahui,
acara FGD ini juga menghadirkan beberapa narasumber seperti Narmoko
Prasmadji (Dirjen Perikanan Tangkap KKP), Alan Koropitan (Akademisi
Perikanan dan Kelautan IPB), dan Riza Damanik (Ketua Umum Kesatuan
Nelayan Tradisional Indonesia).(WAN).

About admin

Check Also

Sufmi Dasco Ahmad Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Gerindra

Gerindra minta pengusutan senjata ilegal dengan kepala dingin

KABAR PARLEMEN.com – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mendesak …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *