Home / DPR / Munaslub Golkar pertarungan Akom versus Setnov
Akom versus Setnov
Akom versus Setnov

Munaslub Golkar pertarungan Akom versus Setnov

Akom versus Setnov
Akom versus Setnov
JAKARTA,KABARPARLEMEN.COM — Munas Luar Biasa (Munaslub) Golkar rencananya akan digelar 7 Mei 2016 mendatang. Sejumlah kandidat caketum Golkar sudah mulai bermunculan.
Di antaranya Ketua DPR RI Ade Komarudin (Akom), Ketua Fraksi Golkar  DPR RI Setya Novanto (Setnov), dan Airlangga Hartarto. Pertarungan sengit dalam Munaslub tersebut diperkirakan hanya Ade Komarudin dan  Setya Novanto, yang akan berlangsung secara head to head.
“Saya prediksi Akom dan Setnov akan berlangsung secara head to head. Tapi, sejumlah kandidat yang muncul pada akhirnya akan mengerucut. Sehingga di ujungnya nanti Munaslub Golkar itu akan menjadi ajang pertarungan Ketua DPR dan eks Ketua DPR itu,” tegas Bambang Soesatyo pada wartawan di Gedung DPR RI Jakarta awal pekan lalu.
Menurut Bambang, kandidat lain seperti Aziz Syamsudin, Idrus Marham kemungkinan besar diprediksi akan menjadi satu dengan Novanto. Sedangkan Syahrul Yasin Limpo, Airlangga Hartarto, dan Priyo Budi Santoso akan bersatu dengan Akom. Mahyudin juga sudah komunikasi dengan Akom,” ujar tim sukses Akom ini optimis.
Bagaimana dengan jago Ketum Golkar Aburizal Bakrie (ARB), siapa yang akan didorong, kata Bambang, ARB akan mendukung semua calon. Di antara nama caketum Golkar tersebut yang akan sukses terpilih adalah Akom dan Setnov. “Kedua  Caketum inilah yang akan benar-benar jadi nyata dan head to head,” tambah Bambang.
Sejauh ini semua kandidat terus melakukan pergerakan baik secara terbuka maupun secara silent. Konsolidasi ke daerah untuk mengambil hati kader Golkar juga terus dilakukan para kandidat.
Munaslub Golkar diselenggarakan dengan semangat bebas money politics dan kecurangan. Untuk itu akan dibentuk Komite Etik untuk memantau semua manuver caketum Golkar. Apakah dengan cara ini sukses membuang sejarah kelam Munas Golkar yang identik dengan isu money politics atau bahkan dolar?
Sebelumnya Sekjen Golkar Idrus Marham menegaskan jika dalam pertemuannya dengan ARB, pihaknya sudah meminta Presiden Jokowi untuk hadir di Munaslub Golkar tersebut. “Sudah direncanakan Munaslub tanggal 7 Mei yang Insya Allah akan dihadiri Presiden RI,” ungkapnya.
Tapi, menurut Idrus, Jokowi tidak memberikan titipan khusus soal Munaslub. Hanya ada pesan agar proses di internal bisa berjalan dengan tertib. “Kepentingan presiden adalah bagaimana demokrasi internal partai bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya. (Yayat R.Cipasang)

About admin

Check Also

Bamsoet lamaran

KABAR PARLEMEN.com, Bandung – Berpakaian batik lengan panjang, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo beserta keluarga …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *