Home / MPR / Oesman : Kenaikan harga daging karena ulah mafia
Pedagang daging sapi memasang poster saat menggelar aksi mogok berjualan daging sapi di Pasar Senen, Jakarta. Foto : Poskota.
Pedagang daging sapi memasang poster saat menggelar aksi mogok berjualan daging sapi di Pasar Senen, Jakarta. Foto : Poskota.

Oesman : Kenaikan harga daging karena ulah mafia

Pedagang daging sapi memasang poster saat menggelar aksi mogok berjualan daging sapi di Pasar Senen, Jakarta. Foto : Poskota.
Pedagang daging sapi memasang poster saat menggelar aksi mogok berjualan daging sapi di Pasar Senen, Jakarta. Foto : Poskota.

JAKARTA, KABARPARLEMEN.COM- Wakil Ketua MPR Oesman Sapta menengarai melonjaknya harga daging sapi yang terjadi saat ini, tidak lepas karena adanya peran kartel daging yang memainkan harganya. Untuk itu mendesak Presiden  untuk mengambil tindakan tegas pada para kartel daging, karena telah membuat masyarakat tak mampu membeli daging dengan harga normal.

 “ Jadi naiknya harga daging sapi saat ini sudah tidak wajar. Ini tak lepas dari ulah kartel, yang mempermainkan harga daging. Presiden mesti tegas itu,” ujar  Oesman, di kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (8/6).
Karena itu, kata Oesman, Presiden sudah semestinya memerintahkan aparatnya, baik TNI, Polri dan Kementerian terkait, untuk menindak tegas pada mafia daging ini. Agar masyarakat tidak terus dipermainkan dan dibuat menderita, oleh harga daging yang terus meloncak.
“ Mestinya kalau sudah seperti ini, Presiden memerintahkan aparatnya, Polri, TNI dan menteri tekait, mengusut kasus ini, dan menindak tegas para pelakunya. Presiden jangan menutup mata pada praktek mafia daging ini,” tegasnya.
Menurut Oesman, mafia daging ini jumlahnya tidak lebih dari 5 orang. Namun karena kekuatannya sudah menggurita hingga kebawah, sehingga telah membuat pasar tidak berdaya dalam menghadapi permainan harga daging dari para kartel tersebut.
“Mereka (kartel daging) itu jahat sekali. Mereka tega mempermainkan harga daging, yang menjadi kebutuhan masyarakat. Itu jangan dibiarkan. Pemerintah jangan mau di dekti terus oleh para mafia daging tersebut, harusdi tindak tegas,”tegasnya.
Ia pun berharap, agar Presiden Jokowi tak hanya melakukan blusukan ke pasar-pasar tetapi juga pusat-pusat penggemukan dan pengepulan sapi demi menemukan fakta di balik tingginya harga daging sapi.
“Pemerintah harus benar-benar hadir dan menurut saya Pak Jokowi penting untuk melanjutkan jurus blusukan-nya itu. Bukan hanya ke pasar, tetapi ke pusat-pusat penggemukan sapi, pengepul sapi, juga kepada pihak-pihak yang selama ini dalam ekspor impor sapi, untuk menemukan fakta,” tegasnya.(Jay)

About admin

Check Also

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan

Nelayan Curhat Soal Cantrang, Ketua MPR : Negara Harus Hadir Berikan Solusi

KABAR PARLEMEN.com, Puluhan perwakilan nelayan dari seluruh Indonesia yang tergabung dalam Aliansi Nelayan Seluruh Indonesia …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *