Home / MPR / Wakil Ketua MPR : Atlet Usia Dini Harus Dapat Prioritas
Oso
Oso

Wakil Ketua MPR : Atlet Usia Dini Harus Dapat Prioritas

Oso
Pangilma TNI Jenderal Gatot Nurmantyo bersama Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta.
BEKASI, KABARPARLEMEN.COM- Panglima TNI sekaligus Ketua PB Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI), Jenderal Gatot Nurmantyo resmi membuka penyelenggaraan Kejuaraan Nasional Kushin Ryu M Karate-Do Indonesia (KKI) 2016.
Turut hadir dalam pembukaan itu, Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum KKI Oesman Sapta (Oso) dan Guru Besar KKI Soke Horyu Matsuzaki.
“Selaku Ketua Umum PB FORKI saya menyambut gembira kegiatan ini. Semoga bisa meningkatkan prestasi atlet KKI di kancah nasional dan internasional,” tutur Gatot dalam sambutannya di GOR Oso Sport Centre Bekasi, Sabtu (23/7).
Gatot mengatakan,  penyelenggaraan kejuaraan seperti ini bisa menjadi ajang meningkatkan kualitas atlet sekaligus bahan evaluasi bagi mereka. “Penyelenggaraan kejuaraan seperti ini, bisa meningkatkan kualitas atlet, menjadi bahan evaluasi berjenjang dan berkelanjutan, lalu memunculkan bibit-bibit atlet baru,” ujarnya.
Sementara itu, Oesman yang juga Ketua Umum Kushin Ryu M Karate-Do Indonesia (KKI) memimpin prosesi pelantikan  enam  pengurus KKI tingkat provinsi.  Keenam pengurus  KKI tingkat provinsi yang dilantik adalah  Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, Jawa Timur, Kalimantan Timur, dan  Sulawesi Tengah.
Dalam sambutannya Oesman Sapta  berharap, pengurus yang baru dilantik mampu  bekerja  dengan baik. Melaksanakan program yang sudah direncanakan, agar sanggup meningkatkan mutu KKI, baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Salah satu caranya adalah melakukan pembinaan kepada atlet usia dini.
“Pada saatnya kita harus mampu mempersembahkan prestasi yang membanggakan bagi bangsa Indonesia. Mampu menjadi juara, baik regional maupun internasional”, kata Oesman Sapta menambahkan.
Kejurnas ini berlangsung pada 23-24 Juli dengan memperlombakan 48 kelas. Melalui kejurnas ini diharapkan prestasi karate Indonesia akan berkembang, sehingga mampu mecapai prestasi tertinggi. Kejurnas KKI 2016 diikuti diikuti 595 orang atlet dari dari 26 Provinsi, yakni  dinataranya Banten, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kalimantan Barat, Sumatera Utara, Jambi, Riau, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Jawa Barat, Sulawesi Tengah, Lampung, Kalimantan Selatan, Bali, Bengkulu dan Papua. Ke-556 atlet terbagi untuk empat kategori pertandingan yakni Kadet, Junior, U-21 dan Senior. (jay)

About admin

Check Also

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan

Nelayan Curhat Soal Cantrang, Ketua MPR : Negara Harus Hadir Berikan Solusi

KABAR PARLEMEN.com, Puluhan perwakilan nelayan dari seluruh Indonesia yang tergabung dalam Aliansi Nelayan Seluruh Indonesia …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *