Home / DPR / Melanggar etik, Surahman Hidayat di lengserkan dari MKD!
Wakil Ketua MKD Fraksi Hanura Sarifuddin Sudding
Wakil Ketua MKD Fraksi Hanura Sarifuddin Sudding

Melanggar etik, Surahman Hidayat di lengserkan dari MKD!

Wakil Ketua MKD Fraksi Hanura Sarifuddin Sudding
Wakil Ketua MKD Fraksi Hanura Sarifuddin Sudding

JAKARTA, KABARPARLEMEN.COM – Surahman Hidayat dari FPKS di lengserkan dari Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI. Kini, posisi ketua MKD pun beralih ke Sufmi Dasco dari Fraksi Nasdem, melalui rapat pleno yang disahkan oleh Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, Rabu (27/7)

Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini pun protes keras atas keputusan ini dan menyebutnya sebagai aksi kudeta yang tidak beretika, menyalahi kesepakatan dan fatsun politik yang telah dibangun di DPR RI.

Menanggapi hal ini Wakil Ketua Majelis Kehormatan Dewan yang baru Sarifuddin Sudding menjelaskan, bahwa pimpinan DPR maupun pimpinan Fraksi PKS di DPR telah memahami alasan MKD mengganti posisi Ketua MKD dari Politisi PKS, Surahman Hidayat kepada Politisi Partai Gerindra, Sufmi Dasco.

FPKS pun menurutnya sudah menarik tudingan adanya kudeta terhadap PKS terkait hal itu.

” Kami melakukan pergantian itu dengan sangat objektif. Dalam rapat pleno kemarin ketika kami memilih ketua baru ada hal yang prinsip yang telah dilakukan sehingga perlu dilakukan pergantian. Ada pelanggaran etik yang terjadi. Sayangnya kami tidak bisa menjelaskan karena ini menyangkut aib seseorang.Tapi hal ini sudah kami jelaskan kepada pimpinan DPR dan juga pimpinan FPKS, sehingga mereka pun sudah menerima keputusan kami itu,” ujar Sudding di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (28/7).

Sudding juga membantah bahwa ada pesanan yang dilakukan pihak di luar MKD terkait keputusan MKD itu seperti dari Fahri Hamzah sebagai pimpinan DPR yang berpekara maupun Mantan Ketua DPR, Setya Novanto yang dirugikan oleh berbagai keputusan Surahman dalam kasus Papa Minta Saham.

” Gak ada pesanan Novanto maupun Fahri. Kami bebas dari kepentingan karena keputusan kami ambil berdasarkan fakta yang terungkap semuanya.Saya sendiri tidak pernah berhubungan dengan Fahri. Jadi tidak benar kami mendapatkan tekanan maupun intervensi dari siapapun,” tegasnya.

Sudding pun mengakui bahwa keputusan mengganti Surahman itu karena adanya laporan dari Fahri Hamzah terhadap 3 elit PKS yang salah satunya adalah Surahman Hidayat.

” Sebelum kami memutuskan satu perkara untuk di proses, laporan yang disampaikan oleh pimpinan DPR untuk ditindaklanjuti itu kemudian diverfikasi oleh tenaga ahli dan kemudian kami anggota pun mendiskusikan hal itu. Jika memang faktanya dan bukti cukup kuat seperti laporan yang dilakukan Fahri maka kami membuat rapat pleno dan keputusan rapat pleno memustuskan untuk menindaklanjutinya,” tandasnya. (jay/den)

About admin

Check Also

Ketua FPKS DPR RI Jazuli Juwaini

HUT RI ke 72, FPKS gelar pidato ala Bung Karno

KABAR PARLEMEN.COM, Jakarta  – Masih dalam rangkaian sematak HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 Tahun 2017, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *