Home / DPR / Komisi V DPR bentuk Panja Arus Mudik, ini sikap FPKS!
Yudi Widiana Wakil Ketua Komisi V FPKS
Yudi Widiana Wakil Ketua Komisi V FPKS

Komisi V DPR bentuk Panja Arus Mudik, ini sikap FPKS!

Kemacetan yang terjadi saat  mudik, ilustrasi
Kemacetan yang terjadi saat mudik, ilustrasi

KABARPARLEMEN.com, Jakarta – Fraksi PKS DPR RI menyetujui pembentukan Panitia Kerja (Panja) arus mudik 2016.

Hal itu sebagaimana disampaikan Wakil Ketua Komisi V DPR RI dari Fraksi PKS Yudi Widiana yang menilai bahwa pembentukan panja tersebut adalah untuk mengevaluasi berbagai persoalan pada arus mudik kemarin, khususnya kemacetan yang terjadi di pintu keluar Tol Brebes Timur yang menyebabkan menimbulkan belasan korban meninggal.

“Kami setuju dengan adanya usulan pembentukan panja untuk menuntaskan kasus kemacetan parah yang dikenal dengan Tragedi Brexit agar hal itu tidak terulang lagi,” kata Yudi Widiana Adia di sela-sela Raker Evaluasi Mudik Lebaran, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (24/8).

Yudi menegaskan poin penting pembentukan Panja tersebut adalah untuk mengurai persoalan kemacetan, khususnya kemacetan di Brexit.

“Misalnya, persoalan kemacetan itu dikarenakan infrastruktur yang ada tidak mengimbangi laju pertumbuhan kendaraan bermotor,” jelas Legislator PKS dari Daerah Pemilihan Jawa Barat IV yang meliputi Kota dan Kabupaten Sukabumi ini

Diketahui, saat arus mudik menjelang Idul Fitri 2016 kemarin, kemacetan parah melanda pintu keluar tol Brebes Timur mencapai lebih dari 30 kilometer. Tragedi itu mengakibatkan 18 (delapan belas) pemudik meninggal dunia karena kelelahan. Beberapa media internasional pun menulis tragedy tersebut sebagai kemacetan paling parah yang pernah terjadi di dunia.

“Ada kenaikkan kendaraan pribadi sebanyak 29% dan ini menyebabkan trouble spot di sejumlah titik. Hal ini diperparah dengan belum maksimalnya penggunaan sight board di tol Cikampek—Brebes Timur. Sehingga banyak pengemudi yang tidak mengetahui kondisi riil kepadatan arus di sepanjang tol sehingga banyak pengemudi yang terjebak macet,” kata Yudi.

Di sisi lain, Yudi juga menyesalkan minimnya tanggap darurat saat terjadi kemacetan parah sehingga menyebabkan banyaknya jatuh korban.

“Tahun depan, untuk penyelenggaraan arus mudik harus melibatkan Kementerian Kesehatan agar menyiapkan operasi tangga darurat seperti evakuasi korban dan ambulans udara pada saat terjadi kemacetan lalu lintas yang panjang,” kata Yudi.

Dari raker evaluasi mudik Komisi V dengan sejumlah mitra kerja ini diketahui penyebab kemacetan parah pada arus mudik Lebaran lalu disebabkan karena penambahan kendaraan pribadi yang cukup signifikan akibat dioperasionalkannya tol Cipali dan tol Brebes Timur. (jay)

About admin

Check Also

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan

Nelayan Curhat Soal Cantrang, Ketua MPR : Negara Harus Hadir Berikan Solusi

KABAR PARLEMEN.com, Puluhan perwakilan nelayan dari seluruh Indonesia yang tergabung dalam Aliansi Nelayan Seluruh Indonesia …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *