Home / FRAKSI / Fraksi PKS / MPR desak pemerintah serius tindak situs prostitusi
Tifatul Sembiring anggota MPR FPKS
Tifatul Sembiring anggota MPR FPKS

MPR desak pemerintah serius tindak situs prostitusi

Anggota MPR FPKS Tifatul Sembiring dan Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Erlinda
Anggota MPR FPKS Tifatul Sembiring dan Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Erlinda

KABARPARLEMEN.com, Jakarta – Anggota MPR RI dari FPKS Tifatul Sembiring menegaskan, bahwa perilaku seks sejenis terhadap anggota masyarakat dibawah umur melanggar Undang-Undang (UU) Perlindungan Anak. Karenanya terhadap kampanye oleh kelompok tertentu, tentang hubungan sejenis merupakan hak azasi manusia (HAM) harus diluruskan.

” Informasi dalam kampanye tersebut jelas-jelas salah” ujar Tifatul dalam diskusi 4 Pilar, “Fenomena Penyimpangan dan Degradasi Moraldi Masyarakat”,  di Media Center gedung Parlemen RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta,  Senin, (19/09).

Lebih lanjut Tifatul Smengatakan, terbongkarnya situs prostitusi gay online, mengindikasikan bahwa kejahatan eksploitasi seks terhadap anak masih eksis di tengah masyarakat. Seihngga setiap orangtua harus tetap waspada.

” Mereka mesti terus memperhatikan pergaulan anak-anaknya, jangan sampai membiarkan mereka menjadi kelompok yang rentan terhadap kejahatan seksual,” ujarnya.

Apalagi, kata Tifatul kejahatan seksual ini sudah menjadi musuh diberbagai negara, bukan hanya di Indonesia.

”Bahkan, beberapa negara pernah belajar kepada Indonesia, cara menangani situs-situs porno yang sangat banyak,” kata Anggota Komisi III ini.

Maraknya situs porno dan kejahatan seksual menurut Tifatul merupakan imbas dari degradasi moral dan yang banyak terjadi di tengah masyarakat. Karena itu, untuk mengatasinya harus dimulai dari keluarga.

“Persoalan ini tidak bisa diserahkan hanya pada negara saja. Rumah tangga harus turut andil, dengan menjadikan rumah sebagai tempat yang aman, tempat menyenangkan bagi semua, sehingga nilai-nilai luhur bangsa itu bisa disemaikan kepada generasi muda”, kata Tifatul menambahkan.

Hal yang sama juga ditegaskan Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Erlinda , bahwa Anak Indonesia wajib dilindungi dari informasi yang salah, dalam masalah ini. Kata Erlinda, prilaku seks sejenis yang dilakukan oleh anak-anak akan menjadikan mereka sebagai pelaku seks menyimpang ketika dewasa kelak.

” Sehingga, anak-anak harus segera dilindungi dari informasi-informasi yang menyesatkan seperti itu,” tegasnya. (jay)

About admin

Check Also

Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini gelar Diskusi Publik Evaluasi Kinerja Pemerintahan Jokowi-JK dengan Tema "Menagih Janji Ekonomi Meroket, Jokowi 2018 Mau Kemana? "

PKS Evaluasi Capaian Ekonomi Jokowi-JK 2017 dan Proyeksi 2018

KABAR PARLEMEN.com, Jakarta – Menutup Masa Sidang DPR dan Akhir Tahun 2017, Fraksi PKS DPR …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *