Home / DPR / Di saksikan Presiden Jokowi, Oso lantik pengurus Hanura
Ketum Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) saat melantik Dewan Pengurus Pusat (DPP) 2016-2020 di SICC, Sentul, Bogor, Rabu (22/2). Pengukuhan pengurus DPP Partai Hanura tersebut, diikuti oleh 104 pengurus baru yang dihadiri Presiden dan petinggi partai.
Ketum Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) saat melantik Dewan Pengurus Pusat (DPP) 2016-2020 di SICC, Sentul, Bogor, Rabu (22/2). Pengukuhan pengurus DPP Partai Hanura tersebut, diikuti oleh 104 pengurus baru yang dihadiri Presiden dan petinggi partai.

Di saksikan Presiden Jokowi, Oso lantik pengurus Hanura

KABAR PARLEMEN.com, Bogor – Ķetua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang melantik pengurus DPP Partai Hanura masa bakti 2016-2010, di Sentul Internasional Convension Center Bogor, Rabu (22/02/2017).

Pelantikan ini dihadiri oleh Presin Joko Widodo dan sejumlah meteri, seperti Mensekab Pramono Anung Wibowo dan Menkumham Yasonna Laoly. Selain itu, dalam acara ini juga di hadiri oleh sejumlah Ketua Umum Parpol, seperti Ketum PDI-P Megawati Soekarno Putri, Ketum Golkar Setya Novanto, Ketum Nasdem Surya Paloh, Ketum PPP Romahurmuzyi, Ketum PKPI Hendro Priyono. Tampak hadir juga Calon Gubernur DKI no mer urut dua Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok.

Acara yang di hadiri lebih dari 25 ribu kader Hanura seluruh Indonesia ini berlangsung meriah dan penuh semarak .

Oso panggilan akrap Ketum Hanura dalam sambutannya mengatakan, bahwa dalam prosesi pengukuhan pengurus Hanura kali ini, ada nuansa yang berbeda, dengan kondisi sebelumnya. Menurutnya, hal ini sebuah kesengajaan. Selaku Ketum yang dipilih secara aklamasi, kata Oso, ini merupakan titik awal bagi Hanura untuk memperkokoh persatuan kader.

“ Hanura sebagai alat perjuangan rakyat Indonesia. Partai ini harus solid, memodernisasi demi tujuan pendiriannya. Kita mengabdi pada negara, bukan pada orang. Solid yang dimaksud bukan sekedar proses pemilihan aklamasi atau pemilihan pengurus bersama Pak Wiranto. Solid yang saya maksudkan mengisi kemerdekaan bangsa. Menguatnya persatuan demi keadilan sosial,” tegasnya.

Kata Oso, solid berpartai disini harus sebangun dan sama-sama dalam ber Indonesia. Bukanlah kader Partai Hanura untuk bisa tidur nyenyak, sementara kesenjangan antar daerah masih terjadi. Tidak boleh ada satupun kader yang menjadikan hati nurani sebagai slogan semata. Kalau ada yang memaknai sebagai slogan, mulai hari ini harus dimaknai sebagai tindakan nyata.

“ Itu pesan Wanbin, Hanura harus benar-benar menjadi roh dan basis perjuangan politik. Kepala daerah, pimpinan dewan, seorang pemimpin adalah yang berjuang melalui hati nurani. Tanpa hati nurani rakyat, anda kita semua bukan siapa-siapa. Kita adalah rakyat, rakyat adalah kita. Terwujudnya kesejahteraan rakyat adalah beban sejarah partai Hanura,” tegasnya.

Lebih lanjut Oso mengatakan, dalam setiap sirkulasi kepemimpinan, pilpres, pilkada, Hanura harus mengambil peran dalam mewujudkan citaa-cita bangsa. Dimana dalam kiprahnya, Hanura membangun kerjasama dengan Parpol lainnya, untuk mewujudkan dan suksesi kepemimpinan bangsa, yang aman, dan berjalan lancar.

“ Syukur alhamdulillah, Hanura memegang prinsip bersama partai lain, di pilpres lalu mengusung Presiden Jokowi dan JK sebagai Wapres. Pernyataan itu bukan sikap Partai Hanura semata, indeks kepercayaan berbabagai survei selalu diatas 70 persen,” tegasnya.

About admin

Check Also

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon

Sejahterakan Petani, Fadli Zon desak percepatan reforma Agraria

KABAR PARLEMEN.com – Di Hari Tani- Agraria Nasional, 24 September 2017, Ketua Umum DPN HKTI …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *