Home / DPR / Ini lah hasil kunker Aboe Bakar di Dapilnya Kalsel I
Reses, Anggota Komisi III DPR FPKS Aboe Bakar Alhabsyi beraudiensi dengan konstituennya Dapil Kalsel I
Reses, Anggota Komisi III DPR FPKS Aboe Bakar Alhabsyi beraudiensi dengan konstituennya Dapil Kalsel I

Ini lah hasil kunker Aboe Bakar di Dapilnya Kalsel I

KABAR PARLEMEN.com, Jakarta – Anggota FPKS DPR RI Aboe Bakar AL Habsyi menemukan banyak persoalan selama melakukan kunker pada reses di Dapilnya, Kalimantan Selatan I. Aboe Bakar pun berjanji akan membawa seluruh masukan dari konstituennya tersebut ke Senayan, untuk menjadi bahas pembahasan , baik di fraksinya atau di salurkan di komisi DPR yang terkait.

” Banyak hal yang disampaikan oleh konstituen saat saya turun ke daerah pemilihan di Kalimantan Selatan I. Misalkan saja, warga Kandangan mengeluhkan persoalan rendahnya harga karet. Mereka merasa saat ini harga karet terlalu rendah, rata rata hasil kerja mereka hanya dihargai 5 ribu rupiah perkilo. Selama ini harga terbaik yang mereka peroleh adalah 8 ribu perkilo, hal ini sangat berat sekali. Petani minta pemerintah untuk memperhatikan hal tersebut, agar mereka bisa memenubi kebutuhan hidup keluarga,” tegas Aboe Bakar dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/03/2017).

Karena tidak membidangi sektor pertanian dan perkebunan, kata Aboe Bakar, dirinya akan menyampaikan persoalan ini kepada komisi terkait. Dimana informasi tersebut akan diteruskan kepada anggota fraksi PKS yang ditugaskan di komisi pertanian dan perkebunan.

” Soal ini juga disampaikan langsung kepada Bapak Ardiansyah, Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan, yang merupakan kader PKS. Kita akan minta supaya Wakil Bupati membuat trobosan, misalkan saja membantu tata kelola stok karet di tingkat lokal, atau membantu pemasaran dengan baik, agar harga karet bisa berdampak ekonomis untuk masyarakat,” tegasnya.

Pada pertemuan lainnya, kata Aboe Bakar, masyarakat Pandawan mengeluhkan adanya pencari ikan yang menggunakan stroom dan obat obatan. Akibatnya merusak habitat sungai, karena seluruh ikan yang ada menjadi mati, termasuk bibit ikan yang seharusnya di jaga. Mereka minta agar dibangun pos polisi disekitar sungai yang sttategis, agar habitat alam dari ikan tidak terganggu.

” Selain itu, warga juga minta adanya perbaikan akses berupa pengaspalan jalan ke area persawahan. Hal ini diperlukan agar mereka mudah dalam melakukan pengangkutan benih, pupuk, alat hingga hasil panen. Saat ini masih ada beberapa spot yang jalannya belum di aspal dan membutuhkan perhatian pemerintah,” ujarnya.

Lebih lanjut Aboe Bakar mengatakan, persoalan ini sebenarnya telah diteruskan dan dikomunikasikan denga Kapolres dan Bupati Hulu Sungai Tengah. Termasuk telah disampaikan pada Bupati Abdul Latif diusung oleh PKS.

” Dalam pertemuan dengan Bupati HST, beliau berjanji akan memberikan atensi terhadap berbagai masukan yang disampaikan. Bupati juga menyampaikan terima kasib karena ada anggota DPR yang rajin ke daerah pemilihannya,” tegasnya.

Menurut Aboe Bakar, masyarakat Kalimantan Selatan ternyata juga sangat memperhatikan dinamika Pilkada di DKI. Hal ini terlihat saat dirinya menyambangi mereka dalam kegiatan reses. Mereka tidak hanya menanyakan persoalan hidup yang dihadapi seperti rendahnya harga karet, naiknya TDL listrik dan harga sembako lainnya.

” Mereka juga menyelipkan pertanyaan seputar Pilkada DKI dan perkembangannya saat ini. Sebagian masyarakat melihat aparat telalu genit kepada ummat, dan mereka minta kepasa saya senbagai anggota Komisi III untuk mengingatkan hal tersebut,” tegasnya.

Aboe Bakar menambahkan, salah satu yang ditanyakan saat mensosialisasi UU ITE ditengah reses adalah kenapa banyak beredar video pemaksaan dan kekerasan dalam Pilkada kemarin, namun tidak diproses oleh pihak aparat. Penanya memberikan contoh adanya anggota DPRD yang menekan KPPS yang akhirnya di usir warga. Ada juga video iwan bopeng yang viral, karena ancamannya tentang poting tentara.

” Kenapa semua pelakunya tidak ada yang diproses, bahkan polisi akan memediasi iwan dengan tentara, yang seolah ini adalah bentuk pembelaan aparat terhadap iwan. Disisi lain, aparat dilihat masyarakat sangat sigap soal spanduk tidak mau menshalatkan, selain menurunkan spanduk ada kabar beberapa takmir masjid juga sudah diperiksa,” tegasnya.

Sebagai anggota Komisi III, kata Aboe Bakar, dirinya juga diminta menjalaskan hal ini, dan menanyakan hal tersebut kepada penegak hukum. Karena masyarakat merasa aneh dengan segala pemberitaan tersebut.

Selain turun ke masyarakat, saat reses ia juga melakukan kunjungan kerja ke mitra kerja. Salah satu yang kerap di kunjungi adalah lembaga Pemasyarakatan. Karena banyak problematika di sana. Salah satu lapas yang di kunjungi adalah Lapas Martapura.

” Saya mengapresiasi adanya inisiatif baru yang dilakukan Kalapas, dengan membuat pembinaan model pesantren di sana. Pembinaan ini melibatkan Pemda dan MUI setempat. Saya berharap ini bisa menjadi pilot project dalam pembinaan warga binaan kedepan,” tegasnya.

Pada kunjungan tersebut, Aboe Bakar menyoroti adanya beberapa napi yang kabur, selain itu ada juga napi yang meninggal. Karena itu ia minta hal ini dievaluasi dengan baik. Termasuk Kadiv Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Kalsel agar melakukan investigasi terhadap persoalan ini.

” Kita minta agar sistem yang ada diaudit, kemudian dilakukan perbaikan terhadap persoalan yang terjadi di lapangan,” tegasnya.

Mengenai kurangnya SDM dalam pengamanan Lapas, Aboe Bakar menyarankan agar kanwil Kemenkumham bekerja sama dengan Polda Kalsel. Komunikasi untuk membuka peluang kerja sama tersebut sudah di buka denga Kapolda Kalsel.

” Dengan adanya back up keamanan dari kepolisian, diharapkan situasi lapas akan semakin kondusif dan adanya kerusuhan bisa dihindari,” pungkasnya.(jay)

About admin

Check Also

Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini membuka  Seminar Internasional Tentang Politik Islam Dunia di UIN Sultan Maulana Hasanuddin (UIN SMH) Banten ,   Selasa (21/11).

Ketua FPKS bicara Politik Islam Dunia di UIN SMH Banten

KABAR PARLEMEN.com, Serang – Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini, didaulat untuk menjadi Keynote …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *