Home / DPR / Aboe Bakar minta Pemerintah tidak abai perilaku menyimpang LGBT
Aboe Bakar Alhabsyi Anggota Komisi III DPR RI FPKS
Aboe Bakar Alhabsyi Anggota Komisi III DPR RI FPKS

Aboe Bakar minta Pemerintah tidak abai perilaku menyimpang LGBT

KABAR PARLEMEN.com, Jakarta – Pengungkapan pesta seks kelompok Gay yang kemarin diungkap oleh Polri, menambah keresahan masyarakat. Pengungkapan adanya ratusan orang yang terlibat, menunjukkan bahwa keberadaan kelompok homoseksual ini bukan isapan jempol.

” Apalagi ada informasi pesta tersebut sudah berjalan selama tiga tahun. Pada satu sisi ini adalah prestasi polri, namun pada sisi lain merupakan warning untuk kita akan banyaknya kelompok gay di masyarakat,” ujar anggota Komisi III DPR RI Aboe Bakar Alhabsyie , Rabu (24/05/2017).

Pengungkapan kasus ini, kata Politisi PKS ini, juga perlu menjadi salah satu pertimbangan hakim MK dalam memeriksa perkara. Sebagaimana diketahui, bahwa sekelompok tokoh masyarakat telah mengajukan gugatan ke MK, salah satunya 292 KUHP. Sebenarnya pengaturan mengenai pelarangan cabul sesama jenis memang telah diatur dalam Pasal 292 KUHP ini namun hanya sebatas pada pelarangan hubungan cabul sesama jenis terhadap anak dibawah umur. Oleh karenanya pesta seks antar kelompok Gay seperti ini tidak dapat di jangkau oleh pasal tersebut.

” Belajar dari kasus pesta seks tersebut, hubungan sesama jenis sudah terjadi wabah sosial di masyarakat. Hubungan sesama jenis sesama orang dewasa dapat mengancam struktur sosial dan struktur kemasyarakatan di Indonesia. Disinilah ada kebutuhan untuk menyesuaikan pasal-pasal tinggalan belanda yang sudah berusia ratusan tahun tersebut,” ujarnya.

Pada persoalan ini, kata Aboe Bakar, negara memiliki kepentingan yang sangat fundamental. Karena ketahanan sebuah negara akan diawali dari ketahanan keluarga. Harus disadari bahwa keberadaan hubungan sesama jenis tidak memungkinkan adanya pembentukan keluarga yang sehat. Apalagi Indonesia telah meletakkan konsep ketahanan keluarga dalam sendi-sendi bernegara, misalkan saja dalam UU Perlindungan Anak dan UU Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.

” Oleh karenanya, negara tidak boleh abai dengan persoalan ini, bisa saja pestadi kelapa gading kemarin hanya satu kasus dari pandora persoalan hubungan sesama jenis. Karenanya, polri perlu lebih giat lagi membongkar jaringan yang demikian, mengingat bahwa the wild one ini sudah berlangsung selama tiga tahun,” tegasnya.

About admin

Check Also

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon

Sejahterakan Petani, Fadli Zon desak percepatan reforma Agraria

KABAR PARLEMEN.com – Di Hari Tani- Agraria Nasional, 24 September 2017, Ketua Umum DPN HKTI …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *