Home / DPR / Anggota Polri di tikam, Nasir minta usut kasusnya!
Muhammad Nasir Djamil anggota Komisi III DPR RI FPKS
Muhammad Nasir Djamil anggota Komisi III DPR RI FPKS

Anggota Polri di tikam, Nasir minta usut kasusnya!

KABAR PARLEMEN.com, Jakarta – Dua anggota Brimob ditikam orang tidak dikenal di Masjid Faletehan, yang berlokadi di sebelah lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta pukul 19.40 WIB Jumat (30/6/2017) malam ini.

Akibatnya, dua anggota Brimob itu mengalami luka cukup parah hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Anggota Komisi III DPR RI FPKS Nasir Djamil menyampaikan keprihatinan dan duka yang mendalam terhadap dua anggota Polisi yang ditikam dengan pisau sangkur saat sedang melaksanakan shalat Isya’ di Masjid Faletehan.

Kejadian tersebut memperlihatkan bahwa aksi aksi kejahatan terhadap aparat Polri belum berhenti. Apakah kejahatan itu dilakukan oleh pelaku yang merupakan bagian dari jaringan teroris tertentu atau aksi ” lone wolf” yang dilatarbelakangi oleh motif tertentu.

” Apapun motifnya menyerang aparat polisi, apalagi sedang melakukan ibadah adalah perbuatan biadab,” ujar Nasir Djamil.

Begitupun terkait tewasnya pelaku, Nasir Djamil mengakui bahwa aparat tentu harus melakukan itu karena dua anggota mereka ditikam. Sehingga menembak hingga tewas sulit dihindari.

” Tentu semua kita ingin pelakunya dilumpuhkan hidup-hidup sehinga akan terjawab motif dan siapa pelaku sebenarnya,” imbuh Nasir Djamil.

Kepada pimpinan Polri, Nasir Djamil mengimbau agar meningkatkan kewaspadaan dan tetap mengedepankan fungsi intelijennya guna bisa mendeteksi cepat orang orang yang mencurigakan dan diperkirakan akan melakukan aksi kejahatan.

” Kejadian ini juga membuat program deradikalisasi harus dilakukan secara masif kepada kelompok-kelompok yang rentan disusupi jaringan terorisme,” pungkas Nasir Djamil

Peristiwa penusukan ini terjadi usai dua anggota Brimob melaksanakan shalat Isya’ dan tiba‎-tiba  pelaku yang juga melaksanakan shalat meneriakkan “thogut” lalu langsung seketika menikam anggota Brimob yang posisinya persis di sebelahnya dengan menggunakan pisau sangkur merk Cobra.

Setelah itu pelaku mengancam semua jamaah yang sedang shalat dengan mengacungkan sangkur sambil meneriakkan “thogut”.

Selanjutnya pelaku melarikan diri ke arah terminal Blok M, sambil mengancam dan menantang kelompok anggota Brimob yang bertugas jaga.

Oleh anggota diberikan tembakan peringatan, namun pelaku berbalik arah menantang dengan meneriakkan kalimat tauhid sambil mengacungkan pisau. Melihat hal ini anggota kepolisian pun langsung  melumpuhkan pelaku di tempat dengan tembakan.(JW)

About admin

Check Also

Jazuli Juwaini Ketua Fraksi PKS DPR RI

Hari Santri, FPKS Gelar Final Lomba Baca Kitab Kuning ke-2

KABAR PARLEMEN.com, Jakarta – Puncak Milad Fraksi PKS DPR RI diselenggarakan hari ini bertepatan dengan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *