Home / DPR / Nasir harapkan generasi muda Aceh jihad perangi narkoba
Anggota Komisi III DPR RI FPKS Nasir Djamil ajak generasi muda Aceh jihad perangi Narkoba
Anggota Komisi III DPR RI FPKS Nasir Djamil ajak generasi muda Aceh jihad perangi Narkoba

Nasir harapkan generasi muda Aceh jihad perangi narkoba

KABAR PARLEMEN.com – Anggota Komisi Hukum, Keamanan dan HAM DPR RI Fraksi PKS asal Aceh Nasir Djamil mengapresiasi langkah Pengurus DPP Ikatan Keluarga Anti Narkoba ( IKAN) Aceh yang akan membentuk sayap kepemudaan yang bernama Barisan Muda ( BM) IKAN. Organisasi yang rencananya dideklarasikan pada akhir Agustus tahun ini, diharapkan dapat merekrut dan mengajak generasi muda Aceh ikut membantu negara memerangi kejahatan narkoba.

“Generasi muda Aceh tidak boleh berpangku tangan melihat peredaran gelap narkoba yang sangat massif dan terstruktur di negeri ini. Dalam bahasa agama ini dinamakan jihad”, ujar Nasir Djamil saat memberikan arahan dan motivasi di hadapan para calon pengurus BM IKAN tersebut, di Banda Aceh, Rabu (2/8/2017).

Dikatakan Nasir, saat ini Narkoba telah merongrong negara. Ini juga menunjukkan bahwa narkoba di Indonesia bukan hanya sekedar bisnis, tapi juga telah menjadi ancaman bangsa dalam bentuk perang asimetris ( proxy war-Red).

Karena itu peran generasi muda sangat diharapkan karena para mafia dan bandar narkoba memang menyasar anak-anak muda . “Aceh juga disebut sudah menjadi daerah darurat narkoba. Karena itu generasi muda Aceh harus menjadi jihadis-jihadis yang terstruktur untuk berperang melawan mafia narkoba. Anak muda itu anti kemapanan. Karena itu jangan lakukan hal-hal yang tidak mendukung pemberantasan narkoba”, ujar Nasir Djamil

Revisi UU Narkotika
Dalam pertemuan yang berlangsung santai tersebut, Nasir Djamil juga menyampaikan bahwa pemerintah diharapkan segera merevisi UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang dinilainya belum mampu mengantisipasi masih banyaknya beredar bebas jenis-jenis narkoba yang tidak diatur dalam undang-undang tersebut. “Dibandingkan Perppu Ormas, sebenar lebih penting dan mendesak mengeluarkan Perppu Narkotika”, ujarnya

Nasir juga menyindir pemerintah yang terkesan tidak serius memerangi narkoba. Hal ini terlihat dari anggaran yang masih minim di badan narkotika, baik di pusat, provinsi dan kabupaten/kota. Presiden bilang perang melawan narkoba. Tapi tidak diikuti dengan menambah personil, peralatan, anggaran dan sarana penunjang lainnya. “Presiden Jokowi harus mencontoh Presiden Filipina Duterte dalam memerangi narkoba di negaranya. Kalau tidak ya nanti kita hanya perang-perangan saja,” ujar Nasir Djamil.(jay)

About admin

Check Also

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan

Nelayan Curhat Soal Cantrang, Ketua MPR : Negara Harus Hadir Berikan Solusi

KABAR PARLEMEN.com, Puluhan perwakilan nelayan dari seluruh Indonesia yang tergabung dalam Aliansi Nelayan Seluruh Indonesia …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *