Home / FRAKSI / Fraksi PAN / Zulkifli minta Ibu-Ibu jahit kembali Merah Putih yang ‘ terkoyak’
Ketua MPR RI Zulkifli Hasan  saat menyosialisasikan empat pilar pada Mukernas Kowani 2017 yang digelar di Gedung Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas), Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (9/8).
Ketua MPR RI Zulkifli Hasan saat menyosialisasikan empat pilar pada Mukernas Kowani 2017 yang digelar di Gedung Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas), Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (9/8).

Zulkifli minta Ibu-Ibu jahit kembali Merah Putih yang ‘ terkoyak’

KABAR PARLEMEN.com, Jakarta – Ketua MPR Zulkifli Hasan menilai, perempuan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter anak bangsa serta menciptakan persatuan dan kesatuan nasional.

Karena itu Zul, sapaan akrabnya, berharap lewat Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) 2017, Kongres Wanita Indonesia (Kowani) bisa berperan lebih besar merekatkan persatuan anak bangsa.

“Itulah yang menjadi tantangan ke depan, saya harap ibu-ibu membantu bangsa ini dan saya yakin kalian akan menjadi garda terdepan sesuai dengan nilai luhur Pancasila,” ujar Zul saat menyosialisasikan empat pilar pada Mukernas Kowani 2017 yang digelar di Gedung Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas), Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (9/8).

Zul menyampaikan harapannya, karena menilai Indonesia sangat membutuhkan peran kaum ibu.

Terutama melihat gelagat akhir-akhir ini adanya percikan yang mengakibatkan terkoyaknya persatuan anak bangsa.

“Kalau Merah Putih koyak-koyak, yang bisa menyatukan hanyalah ibu-ibu. Dan ibu-ibu pulalah yang menjadi perekat bangsa Indonesia. Kaum perempuanlah yang mampu menjahit Merah Putih yang robek,” ucapnya.

Ketua umum DPP PAN itu menyebutkan, perdebatan empat pilar adalah bagaimana Indonesia menyiapkan generasi masa depan yang siap berdaya saing. Dikatakan, bagaimana negara selalu hadir ditengah masalah-masalah yang menimpa rakyat.

“Di situ kita berdepat, apakah kebijakan pemerintah sudah sesuai belum dengan nilai-nilai Pancasila dan pilar lainnya. Jangan ada lagi ada upaya mengganti empat pilar. Diskusinya bukan penting atau tidak penting, tapi kita berdebat pada implementasi,” tegasnya.

Dalam konteks ini, kata Zulkifli, Kowani sebagai wadah perempuan pejuang menjadi tumpuan harapan dalam menyiapkan generasi anak bangsa Indonesia cerdas yang mampu menjawab tantangan masa depan. Perempuan juga menjadi perekat bangsa di tengah karut marut kondisi kekinian bangsa Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum Kowani, Giwo Rubiyanto meminta MPR membantu pendanaan kegiatan Kowani yang memiliki banyak organisasi sayap keperempuanan agar lebih maksimal lagi berkiprah untuk negara bangsa ini.

“Kami meminta ketua MPR untuk mencarikan jalan keluar mendapatkan dana untuk meningkatkan kinerja Kowani, yang selama ini kekurangan anggaran,” ujar putri mantan Gubernur DKI Jakarta, Qwiyogo Atmodarminto itu. (JW)

About admin

Check Also

Dubes RI untuk Selandia Baru, Samoa dan Tonga, Tantowi Yahya dan Menteri Komunikasi dan TIK Samoa, Afioga Afamasaga Lepuiai Rico Tupai

Dubes Tantowi : RI rambah perdagangan di negara Pasifik

Jakarta  – Di sela-sela 48th Pacific Leaders Forum yang berlangsung dari tanggal 4 sampai dengan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *