Home / DPR / DPR RI ajak Turki investasi geothermal tanpa melalui Singapura
Agus Hermanto pimpin Delagasi DPR RI saat melakukan kunjungan pembangkit enegi geothermal dengan Direktur Utama Zorlu Energy di Kizeldere, Turki, Rabu (11/10/2017)
Agus Hermanto pimpin Delagasi DPR RI saat melakukan kunjungan pembangkit enegi geothermal dengan Direktur Utama Zorlu Energy di Kizeldere, Turki, Rabu (11/10/2017)

DPR RI ajak Turki investasi geothermal tanpa melalui Singapura

KABAR PARLEMEN.com – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI)  mendorong Pemerintah memanfaatkan secara maksimal potensi panas bumi yang dimiliki, untuk memenuhi kebutuhan listrik dalam negeri, yang selama ini digerakkan oleh bahan bakar minyak dan batu bara sehingga menimbulkan biaya produksi tinggi. DPR berharap, Indonesia dapat mencontoh apa yang dilakukan Pemerintah Turki yang mampu mengatasi persoalan kebutuhan listriknya, dengan memanfaatkan secara baik panas bumu yang di miliki negara tersebut.

Seperti diketahui, Indonesia memiliki potensi panas bumi (geothermal) sebesar 30 GW, namun hingga saat ini kapasitas yang terpasang baru sekitar 1700 MW atau 5% dari total potensi.

Sementara, energi panas bumi di Turki pada tahun 2014 kapasitas terpasang baru sekitar 160 MW, namun sekarang kapasitas terpasangnya sudah mencapai 1000 MW.

“Kami menilai, apa yang dicapai Turki ini bisa diterapkan di Indonesia yang saat ini pengembangan panas buminya masih tertatih-tatih,” ujar Ketua Delegasi DPR RI Agus Hermanto usai melakukan pertemuan dengan Direktur Utama Zorlu Energy di Kizeldere, Turki, Rabu (11/10/2017)

Dimana Zorlu Energy Geothermal Power Plant ini merupakan yang terbesar di Turki.

“Kita mengambil contoh Turki, karena dalam waktu beberapa tahun saja sudah meningkat tajam. Padahal jika dibandingkan dengan di Indonesia kapasitasnya jauh lebih tinggi. Percepatan itulah yang harus kita amati dan pelajari,” tegas Wakil Ketua DPR RI ini..

Politisi Demokrat ini menginformasikan, bahwa hasil pertemuan dengan pihak Zorlu, Delegasi DPR mendapatkan banyak informasi, baik itu mengenai harganya, kontraknya, dan masalah-masalah teknis lainnya yang berkaitan dengan pengembangan geothermal ini.

“Tentunya kami juga harus lebih banyak mengetahui lagi dari negara-negara lainnya agar kita bisa menerapkannya di Indonesia untuk mencapai kemandirian energi terutama di panas bumi,” tegasnya.

Ia menambahkan, walaupun sumber-sumber lainnya, seperti angin dan air tetap dikembangkan. Selama ini Indonesia masih fokus pada sumber energi fosil minyak dan batu bara yang sebagaimana diketahui sebentar lagi akan habis.

Menurutnya, energi geothermal ini merupakan energi yang menjanjikan dan sebagai pewaris harta karun sumber daya alam yang jika tidak memanfaatkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara rasanya tidak lengkap.

” Sehingga kita harus menguatkan geothermal ini,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini juga, Aleg dapil Jateng ini menjelaskan kepada Zorlu, jika ingin berinvestasi di Indonesia tidak perlu melalui Singapore seperti selama ini, tapi langsung dengan Jakarta.

“Kami yakini kunjungan ke Turki benar-benar bermanfaat tidak hanya menjalin hubungan antara kedua parlemen saja tetapi juga kerja sama di bidang ekonomi khusunya energi panas bumi ini,” tutupnya. (jw/uci)

About admin

Check Also

Jazuli Juwaini Ketua Fraksi PKS DPR RI

Hari Santri, FPKS Gelar Final Lomba Baca Kitab Kuning ke-2

KABAR PARLEMEN.com, Jakarta – Puncak Milad Fraksi PKS DPR RI diselenggarakan hari ini bertepatan dengan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *