Home / MPR / Badan Pengkajian MPR soroti aspek Pendidikan dan kebudayaan
Ketua Badan Pengkajian MPR RI, Rully Chairul Azwar dan team
Ketua Badan Pengkajian MPR RI, Rully Chairul Azwar dan team

Badan Pengkajian MPR soroti aspek Pendidikan dan kebudayaan

KABAR PARLEMEN.com – Ketua Badan Pengkajian MPR RI, Rully Chairul Azwar mengatakan, MPR akan memprioritaskan Pasal 31 Undang-Undang Dasar 1945 tentang Pendidikan dan kebudayaan, dimana point penting dalam pasal tersebut yaitu setiap warga berhak mendapatkan pendidikan yang layak untuk mencerdaskan generasi bangsa.

“Jadi, persoalan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dalam pasal 31 UUD 1945 itu harus diperkuat lagi,” ujar Rully dalam Konferensi Pers di Gedung Nusantara IV, Senayan, Jakarta, Jumat (20/10/2017).

Selain itu, kata Rully, ada beberapa hal lain yang diprioritaskan oleh Badan Pengkajian MPR RI, yakni memajukan ilmu pengetahuan teknologi (IPTEK) ke arah yang lebih baik, karena keunggulan IPTEK sangat dibutuhkan masyarakat Indonesia dalam bersaing di era globalisasi.

“Persaingan dilihat dari persoalan IPTEK, karena itu sangat berpengaruh pada pekerjaan seseorang,” tuturnya.

Untuk itu, kata Rully, Badan Pengkajian meminta pemerintah untuk wajib membiayai dan memberikan pendidikan kepada warga negara yang bisa diterapkan dalam satu sistem nasional yang telah diatur dalam Undang-undang tersebut. Pasal Konstitusi itu penting sekali.

“Jadi pemerintah wajib memperhatikan warga dari usia 6-15 tahun untuk mendapat pendidikan yang layak,” imbuh Rully.

Sementara, Sekretaris Badan Pengkajian MPR RI, Syamsul Bachri meminta, negara lebih memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20 persen dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) guna memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional. Hal itu tertuang dalam Ayat 4 Pasal 31 UUD 1945.

Negara, kata Syamsul, wajib memajukan kebudayaan nasional di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budaya.

“Karakter dan kerja keras sangat penting. Karena sistem pendidikan kita harus bermuara pada karakter dan suka bekerja keras, itu akan menjadi modal utama untuk generasi masa depan bangsa,” tutup Bachri. (JW)

About admin

Check Also

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan

Nelayan Curhat Soal Cantrang, Ketua MPR : Negara Harus Hadir Berikan Solusi

KABAR PARLEMEN.com, Puluhan perwakilan nelayan dari seluruh Indonesia yang tergabung dalam Aliansi Nelayan Seluruh Indonesia …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *