Home / FRAKSI / Fraksi PAN / Zulkifli desak aparat usut pelaku persekusi terhadap ustadz Shomad
Ustadz Abdul Shomad dan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan

Zulkifli desak aparat usut pelaku persekusi terhadap ustadz Shomad

Ketua MPR Zulkifli Hasan meminta aparat penegak hukum segera menindak tegas oknum yang melakukan persekusi terhadap Ustad Abdul Somad, saat memenuhi undangan untuk melakukan ceramah di Bali. ‎

Menurutnya aksi main hakim sendiri sangat tidak dibenarkan dalam hukum di indonesia. Sehingga aparat mesti mengambil tindakan hukum, agar kedepannya kasus seperti itu tidak terjadi kembali dan pelakunya jera.

“Aparat harus melakukan penegakan hukum, karena kalau tidak khawatir masyarakat bergerak masing masing, kan susah nanti. Ya kita harapkan penegah hukum segera mengusutnya,” kata Zulkifli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, (13/12/2017).

Zulkifli mengungkapkan dirinya kerap mendengar ceramah-ceramah ustadz Abdul Somad di Youtube dan Facebook. Menurutnya ceramah dosen di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau itu tegas, teguh pada prinsip, dan komitmen ustadz Somad pada Pancasila rasanya tak perlu diragukan.

“Saya percaya, saudara saudara kita di Bali adalah masyarakat yang toleran. Pelakunya adalah oknum yang tidak mewakili masyarakat Bali. Dalam Bhinneka, kita tetap bersaudara,” ujar Zulkifli.
Menurut Zulkifli yang tidak kalah penting adalah meluruskan pelaku di persekusi tersebut merupakan oknum masyarakat.

Karena pelaku tidak menggambarkan warga Bali secara keseluruhan. Sama seperti di Islam, bila ada yang melakukan kekerasan, bukan berarti semua pemeluk Islam radikal.

“S‎aya punya banyak teman teman dari Bali, baik baik kok sampai sekarang, toleran, jadi bukan masyarakat Bali, tidak. Ini oknum segelintir orang yang kita sesalkan‎,” katanya.

Zulkifli pun meminta masyarakat untuk tidak terprovokasi dalam menyikapi masalah penolakan ustad Abdul Somad. Selain itu ia juga meminta ‎aparat bertindak adil dan netral.

“‎Kita ini keluarga besar merah putih sebangsa dan setanah air,” katanya.

Seperti diketahui, persekusi yang dialami Ustadz Somad, saat ia melakukan safari dakwah di Bali, pekan lalu. Sejumlah organisasi masyarakat di Bali yang menamakan diri Komponen Rakyat Bali (KRB) menggeruduk Ustadz Somad yang menginap di Hotel Aston Denpasar.

Massa mendesak agar Ustadz Somad diusir dari Bali yang rencananya dijadwalkan berceramah dalam forum peringatan Maulid Nabi Muhammad di Masjid An-Nur di Jalan Diponegoro, Denpasar, pukul 20.00 WITA. Mereka menudung sang Ustadz kharismatik asal Pekanbaru itu, anti NKRI. Mereka meminta Ustadz Somad mengikrarkan janji sumpah setia kepada NKRI di bawah Al Quran, dan mencium bendera Merah Putih.(jay)

About admin

Check Also

Tantowi Yahya: Membumikan Pancasila pada WNI di Wellington melalui film LIMA

KABAR PARLEMEN.com, Wellington – Ruang Bali KBRI Wellington , Jumat (26/10) penuh sesak dengan masyarakat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *