Warning: Parameter 1 to wp_default_styles() expected to be a reference, value given in /home/u3871831/public_html/kabarparlemen.com/wp-includes/plugin.php on line 601

Warning: Parameter 1 to wp_default_scripts() expected to be a reference, value given in /home/u3871831/public_html/kabarparlemen.com/wp-includes/plugin.php on line 601
OTT Amin Santoso, Bamsoet ini kasus terakhir – kabarparlemen.com
Home / DPR / OTT Amin Santoso, Bamsoet ini kasus terakhir
Bambang Soesatyo Ketua DPR  RI
Bambang Soesatyo Ketua DPR RI

OTT Amin Santoso, Bamsoet ini kasus terakhir

Sebagai pimpinan DPR, Bambang Soesatyo mengaku prihatin adanya anggota DPR RI yang kembali terkena operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Terlebih, saat ini DPR tengah berbenah diri untuk membangun citra dan kepercayaan masyarakat.

” Saya menyadari, memang tidak mudah mendorong 560 anggota DPR dari 10 partai politik dan berasal dari berbagai latar belakang untuk mengayunkan langkah bersama membangun citra dan menjaga marwah DPR,” ujar Bamsoet panggilan akrapnya Sabtu (5/5).

Bamsoet pun berharap peristiwa tangkap tangan ini adalah yang terakhir, mengingat parlemen sedang berbenah diri dan menjaga agar partai-partai yang kini berada di senayan tetap terjaga elektoralnya menjelang pemilu 2019. Dan bisa tetap bertahan pada periode 2018-2024 mesti ambang batas bagi partai politik kini meningkat empat persen.

” Sebagai pimpinan DPR yang baru saya tengah bertekad untuk segera mewujudkan DPR RI sebagai parlemen modern dan terpercaya. Tujuannya, agar DPR RI tidak kalah dengan parlemen negara lain serta tertinggal perkembangan jaman,” tegasnya.

Kata Bamsoet, berbagai perbaikan terus dilakukan untuk menuju Parlemen Modern sesuai dengan perkembangan dan kondisi era milenial.

” Saya masih menunggu penjelasan lebih lanjut dari KPK mengenai identitas resmi anggota DPR yang terkena OTT dan dugaan yang bersangkutan telah melakukan apa. Apakah terkait permainan anggaran atau ada hal lain,” tegasnya.

Mengenai status keanggotaan yang bersangkutan, bolanya ada di Fraksi tempat ia bergabung. Sehinggq pimpinan DOR merahkan kepada Fraksinya untuk melakukan tindakan.

“Sekali lagi saya berharap ini merupakan OTT terakhir bagi anggota DPR. Politisi Partai Golkar ini berpesan kepada anggota DPR agar fokus menyelesaikan tugas-tugas kedewanan yang hanya tinggal satu tahun,” harapnya.

Memperjuangkan anggaran untuk daerah pemilihan (Dapil) merupakan tugas bagi anggota DPR. Ini sesuai dengan fungsi legislatif di bidang anggaran. Tetapi, yang tidak boleh adalah menerima sesuatu dari anggaran yang diperjuangkan tersebut.

Dalam pertemuan informal dengan para Ketua Fraksi di DPR, Bamsoet pun mengaku selalu mendorong agar setiap ketua fraksi mengingatkan anggotanya tidak melakukan perbuatan tercela. Membangun citra positif DPR tidaklah mudah.

” Mari bersama kita jaga amanah rakyat ini dengan bekerja sebaik-baiknya. Sehingga, lembaga ini bisa menjadi lebih berwibawa dan bermartabat. Kita punya tugas besar mengawal demokrasi dan pengawasan terhadap jalannya roda pemerintahan agar sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

Mantan Ketua Komisi III DPR RI ini pun mendukung langkah KPK melakukan OTT untuk memberantas korupsi.

” Hanya saja, KPK diminta juga mengedepankan upaya pencegahan,” pungkasnya. (Jay)

About admin

Check Also

Anggota Komisi IV DPR RI FPKS  Hermanto

DPR Tolak Impor Beras

KABAR PARLEMEN.com, Jakarta – Anggota Komisi IV DPR Hermanto menolak tegas kebijakan impor beras yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *